CHECKLIST KEAMANAN WIFI RT RW NET DAN AKSES ROUTER Template editorial SJT — 2 Oktober 2026 Rujukan: https://sinergitelekomunikasi.com/cara-mengamankan-wifi-rt-rw-net/ Perangkat / lokasi: Model / versi perangkat lunak: Jenis jaringan: AP bersama / router rumah pelanggan / lainnya: Pengelola perangkat pelanggan: Jalur alamat: IPv4 / IPv6 / keduanya: PIC pemeriksaan: Tanggal / jadwal perubahan: Pihak pemberi wewenang: Jalur akses lokal / petugas pemulihan: Isi setiap butir dengan: SESUAI / PERLU TINDAKAN / TIDAK BERLAKU. Tambahkan bukti pemeriksaan, PIC tindak lanjut, dan tenggat. Jangan tulis password, token API, atau kunci VPN dalam checklist ini. [ ] Inventaris perangkat, akun, dan integrasi tersedia. [ ] Backup terlindungi tersedia; prosedur pemulihan sudah diperiksa. [ ] Fungsi internet, billing, dan akses teknisi sebelum perubahan dicatat. [ ] Jalur pengelolaan dipisahkan dari akses pelanggan. [ ] Pelanggan tidak dapat membuka layanan pengelolaan router. [ ] Teknisi dapat masuk melalui jaringan tepercaya / VPN yang disetujui. [ ] Akun teknisi terpisah; kebijakan grup sesuai tugas telah diuji. [ ] Password unik; kredensial disimpan dengan akses terbatas. [ ] WPA2/AES atau WPA3 sesuai dukungan perangkat telah diuji. [ ] WPS nonaktif jika tidak diperlukan. [ ] Isolasi pelanggan diuji; pengecualian layanan lokal dicatat. [ ] Layanan administrasi, MAC access, dan discovery sudah ditinjau. [ ] API billing dibatasi; akun integrasi dan perlindungan koneksi ditinjau. [ ] DNS hanya melayani sumber yang diizinkan jika fungsi resolver digunakan. [ ] Firewall menuju router dan lalu lintas pelanggan ditinjau sesuai topologi. [ ] Bila IPv6 aktif, firewall dan akses admin IPv6 diperiksa tersendiri. [ ] Versi perangkat lunak dan rencana pembaruan dicatat. [ ] Akun / VPN / kunci / integrasi personel yang tidak bertugas dicabut. [ ] PIC pemantauan log dan jalur eskalasi ditetapkan. [ ] Internet, billing, dan akses teknisi setelah perubahan kembali diuji. HASIL PEMERIKSAAN Butir: Status: Cara uji / hasil: Perangkat asal / jalur koneksi: Layanan tujuan / alamat dan port yang diuji (simpan internal): Hasil dari sumber yang diizinkan: Hasil dari sumber yang dibatasi: Perbandingan sebelum / sesudah: Pekerjaan lanjutan: PIC / tenggat: ULANGI BAGIAN HASIL UNTUK SETIAP BUTIR YANG DIPERIKSA. URUTAN PEMERIKSAAN 1. Pastikan kewenangan, backup, dan jalur pemulihan tersedia. 2. Catat fungsi internet, akses teknisi, serta billing sebelum perubahan. 3. Ubah satu bagian, kemudian uji dari sumber yang diizinkan dan dibatasi. 4. Untuk isolasi pelanggan, gunakan dua perangkat tim dan layanan uji aktif. 5. Jika router melayani DNS, bandingkan permintaan dari pelanggan dan koneksi luar milik tim. 6. Ulangi pemeriksaan melalui IPv6 bila aktif. 7. Hentikan perubahan berikutnya bila internet, billing, atau akses teknisi terganggu. 8. Catat tindak lanjut dan persetujuan PIC sebelum melanjutkan. Koneksi gagal belum membuktikan aturan berhasil; layanan tujuan harus aktif. Jangan melakukan uji reboot atau restore pada router produksi demi checklist. Simpan catatan alamat, akun, dan topologi secara internal dengan akses terbatas. Template bukan sertifikat keamanan, audit profesional, atau SOP resmi kemitraan. Terapkan hanya pada perangkat dalam kewenangan tim; sesuaikan dengan topologi.