Resmi dan ber-PKS
Sama seperti program nasional SJT: kerja sama dituangkan dalam PKS, bukan jual-beli bandwidth glondongan. Ruang lingkup, aset, data, dan tanggung jawab dibahas sebelum disepakati.
Resmi ber-PKS. Sharing profit 60%. Tanpa bandwidth glondongan.
Empat wilayah target Bandung Raya sudah masuk program. Data lokasi dipakai untuk merancang implementasi dan ruang lingkup kerja sama.
Program Kemitraan ISP SJT terbuka untuk pengusaha RT/RW Net di Bandung Raya: model resmi ber-PKS, tanpa jual bandwidth glondongan, dan sharing profit 60% untuk mitra. Empat wilayah target sudah masuk program; data lokasi dipakai untuk merancang implementasi dan ruang lingkup kerja sama.
Bandung Raya pada halaman ini adalah kawasan yang terdiri dari empat unit administratif: Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.
Intinya sama dengan Program Kemitraan ISP SJT: bisnis internet yang legal, berkelanjutan, dan dilindungi kontrak, dengan konteks pengajuan khusus untuk Bandung Raya.
Sama seperti program nasional SJT: kerja sama dituangkan dalam PKS, bukan jual-beli bandwidth glondongan. Ruang lingkup, aset, data, dan tanggung jawab dibahas sebelum disepakati.
Mitra mengelola pelanggan, billing, dan paket penjualan. Bagian SJT mencakup suplai internet unlimited, dukungan pengembangan jaringan, dan komponen pajak all-in sesuai perjanjian.
Kabupaten/kota, kecamatan, alamat, dan estimasi pelanggan membuat evaluasi Bandung Raya konkret, sehingga diskusi teknis dan PKS tidak berhenti di asumsi nama kota.
Ini wilayah target program. Jalur, handoff, kapasitas, dan pekerjaan di lapangan tetap dikonfirmasi lewat pemeriksaan teknis pada alamat Anda.
Pengusaha RT/RW Net di Bandung Raya yang ingin beroperasi lewat kemitraan resmi (PKS), mengelola pelanggan dan billing sendiri, serta siap dievaluasi berdasarkan data usaha dan lokasi.
Kirim data
Validasi awal
Diskusi teknis
Survei bila perlu
Proposal & PKS
Anda tidak langsung terikat kontrak. Waktu tiap tahap mengikuti kelengkapan data, opsi jaringan, izin lokasi, dan kompleksitas model kerja sama.
Setelah memahami model kemitraan resmi, lanjut ke halaman wilayah agar evaluasi teknis dan PKS dibahas dengan konteks area yang lebih dekat.
Program Kemitraan ISP SJT tersedia untuk 16 kecamatan Kabupaten Bandung Barat. Survei menentukan opsi backhaul, handoff, last-mile, kapasitas, dan kebutuhan implementasi lokasi.
Bandung TimurProgram tersedia di sepuluh kecamatan dalam klaster Bandung Timur. Label Timur bersifat editorial; survei lokasi menentukan desain implementasi jaringan.
Bandung UtaraProgram tersedia di lima kecamatan dalam klaster Bandung Utara. Kedekatan dengan kantor bukan dasar desain jaringan; survei tetap menentukan jalur dan kebutuhan implementasi.
Bandung SelatanProgram tersedia di tujuh kecamatan dalam klaster Bandung Selatan. Klaster ini berada di Kota Bandung, bukan Kabupaten Bandung; survei menentukan desain implementasi.
Pengajuan kemitraan
Sama seperti program nasional: Anda mengajukan diri sebagai calon mitra. Form ini mengumpulkan data usaha dan lokasi agar evaluasi PKS serta desain implementasi bisa dimulai.
Kemitraan SJT bukan model beli-putus atau jual bandwidth glondongan. Anda dievaluasi sebagai mitra usaha: ada PKS tertulis, pembagian tanggung jawab yang jelas, serta sharing profit sesuai perjanjian. Detail final tetap mengikuti hasil evaluasi dan PKS yang disepakati.
Bandung Raya mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Pembagian ini mengikuti konteks metropolitan pada sumber Pemerintah Kota Bandung.
Tidak. Pengajuan adalah awal evaluasi. Keputusan mengikuti validasi profil usaha, kebutuhan layanan, kondisi jaringan, dokumen, dan hasil pengecekan teknis.
Siapkan nama dan kontak bisnis, alamat atau koordinat, area target, estimasi pelanggan, kebutuhan bandwidth, serta gambaran jaringan yang sudah tersedia.
Pemeriksaan alamat digunakan untuk menentukan desain jalur, kapasitas, titik handoff, last-mile, izin lokasi, jadwal, dan kebutuhan implementasi, bukan untuk menentukan apakah wilayah target termasuk program.
Setelah data awal divalidasi, tim membahas kebutuhan teknis, memeriksa jalur dan kebutuhan survei, lalu menyusun proposal. PKS baru dibahas setelah ruang lingkup dan tanggung jawab para pihak cukup jelas. Mengirim data tidak mengikat Anda sebagai mitra.